Merek mobil listrik asal China terbaru di Indonesia, Xpeng, kemungkinan bisa menjalani cara penjualan sedikit berbeda dari biasanya. Ada potensi produk Xpeng ditawarkan di jaringan ritel Grup Erajaya seperti Erafone yang selama ini menjual berbagai gadget berupa ponsel dan lainnya.
Xpeng masuk Indonesia dikawal PT Sinar Eka Selaras Tbk atau dikenal sebagai Erajaya Active Lifestyle sebagai Agen Pemegang Merek (APM).
Sinar Eka Selaras Tbk merupakan anak perusahaan Grup Erajaya (PT Erajaya Swasembada Tbk), demikian pula PT Erafone Artha Retailindo, pemilik gerai Erafone.
CEO Erajaya Active Lifestyle Djohan Sutanto menjelaskan penjualan Xpeng kemungkinan akan lebih eksklusif dibanding produk elektronik yang saat ini dijual di toko-toko Erajaya.
Djohan tidak menutup kemungkinan strategi distribusi di masa depan bisa berubah tergantung perkembangan pasar mobil listrik di Indonesia.
“Seperti yang saya bilang, bahwa marketnya kan berubah terus ya, jadi, siapa yang tahu, bahwa 2-3 tahun lagi, market berubah, bisa menerima kondisi itu, kita akan, akan lakukan ya, tapi kalau melihat kondisi hari ini, mungkin belum ya,” jelas dia.
Ia juga menanggapi kemungkinan Erajaya bisa menjadi pionir menjual mobil listrik melalui jaringan ritelnya jika nantinya konsep ini diterapkan di Indonesia.
“Iya mungkin saja, mungkin saja kan ya, bisa juga di-drive oleh kita, bisa juga di-drive oleh brand lain kan ya, tapi kan di Indonesia kita ini kan cukup unik, ya karena kita perusahaannya elektronik, kita ada perusahaan lifestyle juga, kita ada perusahaan sport juga, ya kan, jadi, dan kita ada EV juga, ya, ditawarkan saja, mudah-mudahan bisa terjadi,” ungkapnya.
Saat ini Xpeng masih dalam tahap awal ekspansinya di Indonesia. Selain fokus pada strategi penjualan, Erajaya Active Lifestyle juga tengah menyiapkan produksi lokal untuk salah satu model Xpeng di pabrik Handal Indonesia Motor pada semester kedua 2025.